Mahakam - Media Harga Komoditas Samarinda
Mahakam - Media Harga Komoditas Samarinda

Jumat, 14 Desember 2018

Mahakam - Daftar SMS MarketMahakam - Tabel HargatMahakam - Grafik KomoditasMahakam - Virtual Tour

Mendag Perintahkan Ubah Sistem Distribusi Komoditas Pangan

by Heriyanto


Posted on 23 Maret 2017


Mendag Perintahkan Ubah Sistem Distribusi Komoditas Pangan

Mendag Perintahkan Ubah Sistem Distribusi Komoditas Pangan

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui adanya sistem distribusi barang yang tidak efektif sehingga menyebabkan biaya menjadi mahal. Ia mencontohkan, kelebihan stok beras di Sumatra Selatan dikirim ke Pasar Induk Beras Cipinang di Jakarta.

Kemudian, dari Jakarta beras tersebut justru dikirim ke Sumatra Utara. Sistem distribusi seperti itu, sambung Mendag, selain memakan waktu juga memakan biaya yang besar, "Kalau seperti itu terus saya khawatir barang tidak tersedia karena distribusinya terlambat," ujarnya usai memimpin rapat persiapan pengamanan stok bahan pangan jelang bulan Ramadhan, di Kementerian Perdagangan, Rabu (22/3). 

Tak hanya pada beras, menurut Enggar, sistem distribusi yang tidak efisien itu juga terjadi pada bawang merah. Sentra bawang merah di Brebes, Jawa Tengah mengirimkan pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Kemudian, dari Kramat Jati bawang merah tersebut dipasok ke Indramayu, Jawa Barat. "Ini kan tidak masuk akal. Buat apa dikirim ke Jakarta lagi? Dari Brebes ke Indramayu paling hanya berapa kilometer," ucapnya.

Seharusnya, kata Enggar, kelebihan komoditi pangan di suatu provinsi dikirim ke daerah terdekat yang kekurangan stok. Jika itu dilakukan, maka mata rantai distribusi dan potensi penyimpangan dapat diminimalisir. 

Dalam waktu dekat Mendag berencana mengumpulkan para distributor untuk mencari solusi bersama atas persoalan tersebut. Ia sendiri mendorong diterapkannya sistem teknologi informasi di kalangan distributor yang dapat membuat alur distribusi barang menjadi lebih efektif.


BERITA TERKINI
Menggunakan Jargas untuk Rumah Tangga menghemat 50% dibanding Tabung LPG

Menggunakan Jargas untuk Rumah Tangga menghemat 50% dibanding Tabung LPG

Jakarta, ESDM RI - Komitmen pemerintah dalam menyediakan energi yang . . .

Maret Deflasi, Pemerintah Jangan Santai

Maret Deflasi, Pemerintah Jangan Santai

JAKARTA KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengingatkan pemerintah untuk tetap bekerja menjaga . . .

Kelompok Makanan Sumbang Inflasi

Kelompok Makanan Sumbang Inflasi

SAMARINDA, Koran Kaltim - Sejumlah komoditas pokok di Provinsi Kalimantan . . .

HARGA TERTINGGI
HARGA TERENDAH
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Prov. Kalimantan TimurBMKGDinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kal. TimurPemerintah Kota SamarindaBank IndonesiaBPS Kota Samarinda