Mahakam - Media Harga Komoditas Samarinda
Mahakam - Media Harga Komoditas Samarinda

Jumat, 20 Juli 2018

Mahakam - Daftar SMS MarketMahakam - Tabel HargatMahakam - Grafik KomoditasMahakam - Virtual Tour

Jokowi: Pasar Tradisional Jangan Becek dan tidak Bau

by Heriyanto


Posted on 22 Februari 2017


Jokowi: Pasar Tradisional Jangan Becek dan tidak Bau

Jokowi: Pasar Tradisional Jangan Becek dan tidak Bau

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berupaya keras untuk membangun dan merevitalisasi pasar rakyat. Perbaikan ini diharap mampu menghidupkan perekonomian rakyat kecil yang banyak mencari kehidupan dari pasar rakyat.

Presiden Joko Widodo menuturkan, pasar tradisional yang menjadi tumpuan banyak rakyat memang harus diurus betul. Kondisi pasar harus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.  "Pasar tidak boleh becek, pasar tidak bau, pasar harus ada parkirannya," kata Jokowi, Selasa (21/2).

Setelah fisiknya diperbaiki, Jokowi meminta agar Kementerian Perdagangan juga memberikan pelatihan manajemen untuk pelaku pasar. Mereka bisa diajarkan untuk pencarian modal, hingga menata ruang toko agar bisa lebih nyaman ketika pembeli mencari barang.

Pelatihan sederhana untuk menata barang ini, diharap bisa membuat produk yang dijual di pasar tradisional layaknya produk yang tertata di minimarket. Sehingga, meski di pasar tradisional tidak ada pendingin ruangan, tapi masyarakat bisa lebih nyaman ketika berbelanja di pasar tradisional.

Manajemen keuangan, dan pelayanan terhadap konsumen juga wajib diberikan kepada pelaku pasar tradisional. Meski membutuhkan waktu, kegiatan ini dipastikan bisa memberi dampak jangka panjang guna keberlangsungan roda ekonomi di pasar tradisional yang lebih baik.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menuturkan, pihaknya saat ini terus berupaya dalam melakukan perbaikan pasar rakyat. Hingga akhir tahun 2016 sebanyak 1.776 unit pasar rakyat telah selesai dibangun atau direvitalisasi. Pada tahun 2017, Kementerian Perdagangan sedang dalam tahapan mewujudkan rencana pelaksanaan pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat sebanyak 1.003 unit. 

"Dengan demikian jumlah total dari pelaksanaan program pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat pada akhir tahun 2017 diharapkan akan mencapai 2.779 unit. Jadi kali masih ada utang, kami akan kejar pada  2018," kata Enggar.


BERITA TERKINI
Menggunakan Jargas untuk Rumah Tangga menghemat 50% dibanding Tabung LPG

Menggunakan Jargas untuk Rumah Tangga menghemat 50% dibanding Tabung LPG

Jakarta, ESDM RI - Komitmen pemerintah dalam menyediakan energi yang . . .

Maret Deflasi, Pemerintah Jangan Santai

Maret Deflasi, Pemerintah Jangan Santai

JAKARTA KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mengingatkan pemerintah untuk tetap bekerja menjaga . . .

Kelompok Makanan Sumbang Inflasi

Kelompok Makanan Sumbang Inflasi

SAMARINDA, Koran Kaltim - Sejumlah komoditas pokok di Provinsi Kalimantan . . .

HARGA TERTINGGI
HARGA TERENDAH
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Prov. Kalimantan TimurBMKGDinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kal. TimurPemerintah Kota SamarindaBank IndonesiaBPS Kota Samarinda